Thursday, March 15, 2012

Perkembangan Sistem Ekonomi Sebelum Orde Baru

I  
PENDAHULUAN

Sistem ekonomi merupakan cara manusia melaksanakan kegiatan ekonomi untuk memenuhi kebutuhan atau memenuhi kepuasan pribadinya. Keadaan perekonomian negara berkembang kini tidak terlepas dari pengaruh :
1. Sistem perekonomian dan pola pembangunan ekonomi yang diterapkan
2. Pembangunan infrastruktur fisik dan social
3. Tingkat pembangunan yang telah dicapai pada masa penjajahan
Sebelum merdeka Indonesia mengalami masa colonial yang terbagi dalam beberapa periode. Ada empat negara yang pernah menduduki Indonesia, yakni Portugis, Belanda, Inggris dan Jepang. Belanda merupakan satu satu ya yang bertahan lama hingga tiga setengah abad dan telah menerapkan berbagai system perekoniam di Indonesia.
Tahapan system perekonomian di Indonesia adalah
1. Masa sebelum terjajah ( tahun <1600 )
2. Masa colonial ( tahun 1600 – 1945 )
3. Oerde Lama ( tahun 1945 – 1966 )
4. Masa Orde Baru
5. Masa Reformasi

II 
PEMBAHASAN

A. Masa Pre Kemerdekaan

Indonesia merepakan salah satu negara yang  mengalami masa colonial yang begitu panjang terutama oleh Belanda. Negara kincir angin tersebut telah bercokol di Indonesia sejak abad ke-17 dan telah mendirikan berbagai organisasi, salah satunya adalah VOC(Veregnidge Oost –Indigche Compagniee) yang merupakan  suatu organisasi untuk melindungi pegadang Belanda dari persaingan pedagang asing.
VOC diberi hak Octri meliputi :
1. Hak mencetak uang
2. Hak mengangkat dan memberhentikan pegawai
3.Hak untuk menyatakan perang dan damai
4. Hak untuk membuat angkatan bersenjata sendiri
5. Hak untuk membuat perjanjian dengan raja raja
Ada tahun 1602 VOC haya mampu memenui kebutuhan komoditi ekspor di Eropa berupa rempah – rempah. Kota – kota dagang dan jalur pelayaran yang dibuat adalah untuk melindungi komoditinya itu. VOC juga belum membangun pasokan untuk kebtuhan hidup masyarakat pribumi. Peraturan peraturan yang dibuat seperti kewajiban pajak dan penyerahan sebagian besar hasil pribumi juga hany auntuk monopilinya itu. Pada tahun 1795 VOC dibubarkan karena dianggap tidak mampu mengeksplorasi kekayaan Hindia – Belanda.
  • Culturstelsel
 Atau disebut jiga system tanam paksa yang mulai diberlakukab pada tahun 1836 dan diprakarsai oleh Van den Borch. Dengan tujuan untuk memenuhi kebutuhan bebagai komoditi diseluruh dunia. Sejak saat itu Belanda memberdayakan segala komoditi selain kopi dan rempah rempah seperti gula, nila, tembakau, the, kina dll. Sistem ini jelas sangat menekan penduduk pribumi dan menguntungkan Belanda hingga berkali kali lipat.  Yang juga membuktikan teori mahzab klasik karl max mengenai teori sewa tanah yang mana sangat menguntungkan Belanda sebagai kapitalis.
  • Sistem Ekonomi Pintu Terbuka ( Liberal )
Adanya desakan dari kaum humanis di Belanda mendorong pemerintah Belanda untuk mengubah systemnya. Hal ini tampaknya tak lepas dari teori mahzab klasi diantaranya
1.  Keberadaan Belanda sebagai tuan tanah (Kapitalis) dan penduduk pribumi sebagai penggarapnya
2. Prinsip keuntungan absolute
3. Laissess Pasire Layer Paseer ( Perekonomian dipegang pihak swasta)
Pada akhirnya system ini tidak mengurangi penderitaan masyarakat pribumi , dan malah sebaliknya , terutama pada kuli kontak yang diperlakukan tak selayaknya.
  • Pendudukan Jepang  (1942 – 1945 )
Pemerintah Jepang yang telah berhasil memukul mundur pasukan belanda merombak besar besaran system perekonomian di Indonesia dalam rangka perang pasifik. Pemerintah Belanda membuat system tana paksa yang akhirnya membuat perekonomian Indonesia merosot tajam dan terjadi kekurangan pangan besar basaran.

B.  Masa Pasca Kemerdekaan

 Pasca kemerdekaan Indonesia perekonomian Indonesia sangat buruk diantaranya disebabkan oleh :
1. inflasi yang sangat tinggi
2. Adanya blockade ekonomi oleh Belanda
3. Kas negara kosong
4. Adanya eksploitasi besar besaran oleh penjajah
Usaha yang dilakukan dalam menangani keadaan ekonomi yang buruk
1. Program pinjaman nasional
2. Upaya menembus blockade dengan diplomasi beras ke india
3. Konferensi ekonomi februari 1946
4. Pembentukan Planning Board
5. Rekonstrasi  dan Rasionalisasi angkatan perang
6. Kasimo plan
  • Masa Demokrasi Liberal
Keberadaan pengusaha pribumi yang belum mampu bersaing dengan pengusaha non pribumi terutama pengusaha dari China, yang akhirnya malah memperburuk perekonomian di Indonesia.
Usaha yang dilakukan untuk menangani masalah ekonomi anatara lain :
1. Gunting syarifudin (pemotongan nilai uang / sannering )
2. Program benteng cabinet nasir yaitu upaya menumbuhkan semangat wiraswastawan pribumi dan mendorong importr nasional
3. Nasionalisasi De Javache Bank menjadi Bank Indonesia
4. Sistem ekonomi Ali baba ( penggalangan kerjasama antara penguasaha china dan pribumi )
5. Pembatalan sepihak atas hasil hasil KMB (Pembubaran Uni-Indonesia Belanda)
  • Masa demokrasi Terpimipin (1959 – 1967 )

Sebagai akibat dari dekrit presiden tahun 5 Juli 1959,maka Indonesia menjalani system demokrasi terpimpin yang menjurus pada etatisme. Akan tetapi kebijakan pemerintah ini belum mampu menyelesaikan masalah ekonomi di Indonesia antara lain :
1. Terjadinya Devaluasi
2. Pendeklarasian Deklarasi Ekonomi yang mencapai Ekonomi sosialis dengan cara terpimpin

No comments:

Post a Comment